Diambil dari “motorplus-online.com

Ada omongan legendaris dari para psychocycle: Motor apa yang terbaik di dunia? Jawabannya relatif, tergantung dengan siapa Anda bicara. Ini menyiratkan pesan kalau motor haruslah dipilih sesuai peruntukannya.

Nah, untuk rider baru, ada baiknya menimbang, motor apa yang cocok untuk menemani kesaharian sampeyan. Setuju nggak?

APAKAH BEBEK?

Kenapa nggak? Jenis underbone punya kelebihan dalam efisiensi, fleksibilitas dan kemudahan handling. Soal efisien, ia sangat diandalkan. Perpindahan gigi masih diatur rider membuat penyemplak bisa menghemat bensin sesuai yang tertera di econo meter.

Rpm bisa ditahan tidak terlalu tinggi dan gigi bisa berpindah sesuai keinginan. Ini yang menjadikan bebek punya nilai lebih ketimbang skubek yang menganut perpindahan gigi otomatis.

Fleksibilitasnya juga oke. Untuk kerja misalnya, motor ini tergolong modifiable sesuai peruntukan. “Misalnya antara rumah dan kantor melewati jalanan jelek, bisa memodifnya menjadi bektril alias bebek trail dengan meninggikan ground clearance dan memperkuat kaki-kaki,” terang Utomo, mekanik Toms Racing, Pamulang, Tangerang.

Soal handling termasuk mudah. Bodi ringan dan perpindahan gigi semi otomatis memang cocok untuk pemula. Mereka yang kesehariannya beraktivitas tak terlalu jauh dengan kondisi jalan macet, bebek bisa diandalkan.

ATAUKAH SKUBEK (Matic)?

Tak bisa dipungkiri sekarang eranya skubek. Motor matik dengan penggunaan supermudah. Tinggal plintir gas dan seluruh operasional pengereman di tangan. Dianggap Liliek Sudonowarso, pemodif Push Rodz Custom Bikes efisien.

“Terutama untuk yang suka bawa barang banyak seperti pedagang atau kurir. Adanya dek memudahkan membawa barang. Termasuk bagasi di jok atau penambahan saddle bag,” komentarnya.

Kemudahan handling sangat diandalkan. Saat terjebak kemacetan misalnya, tak perlu pusing memindahkan gigi. Kaki hanya konsentrasi menginjak tanah jika berhenti. Pengereman dioperasikan di tangan.

Yang harus diwaspadai lingkar roda yang lebih kecil dari motor laki dan bebek hingga harus lebih hati-hati menghadapi jalan becek.

BISA JUGA PILIH MOTOR LAKI

Para pria dengan tuntutan heavy duty dan tempat kerja jauh, disarankan memakai motor jenis motor laki. Keunggulan utamanya pada performance, stabilitas dan torsi. Perpindahan gigi sistem manual misalnya, punya keuntungan di akselerasi.

Rider juga diasah ketajaman memainkan rpm ideal sesuai kebutuhan. Kecepatan motor juga melebihi skubek dan bebek. Motor laki ada di kapasitas 150-250 cc. Kapasitas demikian memiliki torsi baik sesuai kebutuhan heavy daily rider.

Kelemahan motor ini ada pada handling. Rider baru tentunya harus lebih bekerja keras mengoperasikan motor laki ketimbang skubek atau bebek. Di kemacetan, bobot yang lebih berat dan kopling manual bisa menguras energi.

Untuk itu MOTOR Plus merekomendasikan pilihan motor ini untuk pria berpostur antara 165-180 cm. Jarak rumah-kantor lumayan jauh, kondisi jalan nggak terlalu macet, melewati jalan jelek dan sesekali turing jauh antarkota.

Reporter : Isfandiary Mahbub D.


Leave a Comment